Rendah hati
Teks Hadih Maja
Saboh leuek saboh siwah, 'oh jikeuprak putoh taloe; Na sidroe-droe hamba Allah, ija beukah han thèe keudroe
Makna / terjemahan
Seekor balam dan seekor rajawali, sayap dibuka tali putus; ada seorang hamba Allah, kain robek tidak mengenal diri
Informasi
Dipublikasikan
22 May 2026
Validator/Kurator
Dr. Syamsul Bahri, MA
Status
Published
Frekuensi Dibaca
0 kali
Audio Diputar
0 kali
Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Agama
Untuk pembelajaran
Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.
Pemaknaan dan penjelasan
Hadih maja ini menyindir manusia yang tidak mengenal diri dan kedudukannya sebagai hamba Allah, sehingga ia cenderung bersikap berlebihan, membanggakan diri, atau menempatkan dirinya lebih tinggi daripada yang semestinya. Gambaran tentang burung yang mengepakkan sayap hingga putus talinya dan sosok yang pakaiannya robek tetapi tidak sadar akan keadaannya sendiri menunjukkan ketimpangan antara kenyataan dan cara seseorang memandang dirinya. Dalam konteks agama, Hadih Maja ini mengajarkan bahwa manusia harus memiliki kesadaran diri, kerendahan hati, dan pemahaman akan keterbatasannya di hadapan Tuhan, karena siapa pun pada hakikatnya hanyalah hamba Allah yang lemah dan bergantung sepenuhnya kepada-Nya.
Jelajahi Hadih Lain dalam Tema Agama
Hadih terkait
Audio pelafalan
Didengar 0 kali
Pelafalan Asli
Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.