Harta di dunia, ilmu di hadapan Tuhan
Teks Hadih Maja
Hina bak dônya areuta teuh tan, hina bak Tuhan èleumèe hana
Makna / terjemahan
Hina di dunia karena tidak berharta, hina di hadapan Tuhan ilmu tidak ada
Informasi
Dipublikasikan
22 May 2026
Validator/Kurator
Dr. Syamsul Bahri, MA
Status
Published
Frekuensi Dibaca
0 kali
Audio Diputar
0 kali
Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Pendidikan
Untuk pembelajaran
Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.
Pemaknaan dan penjelasan
Hadih maja ini menegaskan adanya dua ukuran nilai dalam kehidupan manusia, yaitu ukuran duniawi dan ukuran ukhrawi. Dalam kehidupan dunia, orang sering dipandang rendah ketika tidak memiliki harta atau kecukupan materi. Namun, ungkapan ini mengingatkan bahwa di sisi Tuhan, yang lebih menentukan bukanlah harta, melainkan ilmu. Seseorang mungkin saja miskin secara materi, tetapi tetap mulia apabila memiliki ilmu, pengetahuan, dan pemahaman yang benar. Sebaliknya, harta tanpa ilmu tidak menjamin kemuliaan di hadapan Allah. Dalam konteks pendidikan, Hadih Maja ini mengandung pesan yang sangat kuat bahwa ilmu memiliki kedudukan yang lebih tinggi daripada kekayaan materi semata. Pendidikan karena itu tidak boleh dipahami hanya sebagai jalan mencari penghidupan, tetapi juga sebagai jalan memuliakan diri, meninggikan martabat, dan mendekatkan manusia kepada Tuhan. Hadih Maja ini menanamkan nilai bahwa ilmu adalah bekal utama bagi kemuliaan manusia, baik dalam kehidupan sosial maupun dalam pertanggungjawaban spiritual.
Hadih terkait
Audio pelafalan
Didengar 0 kali
Pelafalan Asli
Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.