Jangan tergesa talak
Teks Hadih Maja
Taleuek pih tajôk, jén pih jiwèh, gaséh pi i-böh nibak nyang ka.
Makna / terjemahan
Cerai pun diberikan, setan pun pergi'menghilang' , kasih pun dibuang seperti sebelumnya
Informasi
Dipublikasikan
22 May 2026
Validator/Kurator
Dr. Syamsul Bahri, MA
Status
Published
Frekuensi Dibaca
0 kali
Audio Diputar
0 kali
Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Agama
Untuk pembelajaran
Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.
Pemaknaan dan penjelasan
Hadih maja ini mengingatkan agar seseorang tidak terburu-buru menjatuhkan talak kepada isterinya hanya karena dorongan emosi, amarah, atau bisikan sesaat yang kemudian menimbulkan penyesalan. Ungkapan ini menunjukkan bahwa setelah perceraian terjadi dan kemarahan mereda, sering kali baru disadari bahwa kasih sayang, ikatan, dan nilai hubungan itu sebenarnya jauh lebih besar daripada yang diperkirakan sebelumnya. Dalam konteks agama, Hadih Maja ini menanamkan nilai kehati-hatian, pengendalian diri, dan tanggung jawab dalam menjaga rumah tangga, karena talak adalah perkara yang dibolehkan tetapi tidak boleh dilakukan secara serampangan. Dengan demikian, ungkapan ini mengajarkan bahwa keputusan besar dalam kehidupan keluarga harus diambil dengan pertimbangan yang matang, kesabaran, dan kesadaran moral, agar seseorang tidak menukar ketenangan rumah tangga dengan penyesalan yang datang terlambat.
Hadih terkait
Audio pelafalan
Didengar 0 kali
Pelafalan Asli
Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.