Hadih Publik Ekonomi Audio tersedia 0 dibaca 0 didengar Kontributor: Dr. Syamsul Bahri, MA

Mencari peluang kerja

Teks Hadih Maja
Nabsu keu ramphak taduek keudè, nabsu keu ramè tatrôn u banda.
Makna / terjemahan
Ingin semarak duduk di kedai, ingin kepada keramaian turun ke kota.
Informasi
Dipublikasikan 22 May 2026
Validator/Kurator Dr. Syamsul Bahri, MA
Status Published
Frekuensi Dibaca 0 kali
Audio Diputar 0 kali

Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Ekonomi
Untuk pembelajaran

Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.

Pemaknaan dan penjelasan

Hadih maja ini menggambarkan bahwa manusia kadang memerlukan suasana baru untuk menghilangkan kejenuhan, pikiran kusut, atau tekanan hidup. Kedai dan kota dalam ungkapan ini menjadi simbol tempat berkumpul, bergeraknya aktivitas ekonomi, percakapan, hiburan, dan pergaulan sosial. Dalam konteks ekonomi, kedai dan kota bukan hanya ruang mencari rezeki, tetapi juga ruang bertemu orang, bertukar kabar, melihat peluang, dan menyegarkan pikiran. Seseorang yang terlalu lama berada dalam keadaan sempit, sepi, atau penuh beban dapat memperoleh semangat baru ketika ia keluar, bergaul, dan melihat kehidupan yang lebih ramai. Hadih maja ini mengajarkan bahwa bekerja dan mencari nafkah juga membutuhkan keseimbangan batin. Pikiran yang jernih, suasana hati yang baik, dan pergaulan yang sehat dapat membantu seseorang kembali bersemangat dalam menjalani usaha dan kehidupan.

Hadih terkait

Audio pelafalan

Didengar 0 kali Pelafalan Asli

Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.

Bagikan entri

WhatsApp Telegram

Sumber
Tim Peneliti