Hadih Publik Sosial Audio tersedia 0 dibaca 0 didengar Kontributor: Dr. Syamsul Bahri, MA

Penampilan menunjukkan derajat

Teks Hadih Maja
Pangulèe alat parang muparôh, pangulèe pakaian boh ru bungkôh
Makna / terjemahan
Penghulu senjata parang berparuh, penghulu pakaian bungkus berhias emas
Informasi
Dipublikasikan 22 May 2026
Validator/Kurator Dr. Syamsul Bahri, MA
Status Published
Frekuensi Dibaca 0 kali
Audio Diputar 0 kali

Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Sosial
Untuk pembelajaran

Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.

Pemaknaan dan penjelasan

Hadih maja ini menegaskan bahwa dalam kehidupan masyarakat, penampilan, perlengkapan, dan hiasan yang dikenakan seseorang sering kali menjadi penanda kedudukan, peran, atau derajat sosialnya. Ungkapan tentang parang berparuh dan pakaian berhias emas menunjukkan bahwa seorang penghulu atau tokoh masyarakat dikenali bukan hanya dari namanya, tetapi juga dari tanda-tanda lahiriah yang mencerminkan martabat dan fungsinya dalam tatanan adat. Dalam konteks budaya, Hadih Maja ini mengandung pesan bahwa busana, simbol, dan kelengkapan adat tidak dipakai secara sembarangan, melainkan memiliki makna sosial yang menunjukkan posisi seseorang dalam masyarakat. Dengan demikian, ungkapan ini menanamkan nilai bahwa dalam budaya Aceh, tanda-tanda lahiriah bukan sekadar hiasan, tetapi juga bagian dari tata penghormatan, identitas, dan keteraturan sosial

Hadih terkait

Audio pelafalan

Didengar 0 kali Pelafalan Asli

Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.

Bagikan entri

WhatsApp Telegram

Sumber
Tim Peneliti