Tidak campur urusan orang
Teks Hadih Maja
Gob kab campli geutanyoe keu-eueng, gob meuaneuk geutanyoe madeueng.
Makna / terjemahan
Orang makan cabai, kita kepedasan, orang yang beranak, kita yang
berdiang.
Informasi
Dipublikasikan
22 May 2026
Validator/Kurator
Dr. Syamsul Bahri, MA
Status
Published
Frekuensi Dibaca
0 kali
Audio Diputar
0 kali
Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Sosial
Untuk pembelajaran
Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.
Pemaknaan dan penjelasan
Hadih maja ini menggambarkan keadaan ketika seseorang ikut menanggung akibat dari perbuatan atau urusan orang lain, padahal dirinya bukan pelaku utama. Orang lain yang makan cabai, tetapi kita yang merasa pedas; orang lain yang melahirkan, tetapi kita yang ikut berdiang. Kiasan ini menunjukkan ketidakwajaran dalam hubungan sosial, yaitu ketika kesalahan, masalah, atau beban seseorang justru dilimpahkan kepada pihak lain. Dalam kehidupan bermasyarakat, hal seperti ini dapat terjadi ketika seseorang terlalu ikut campur dalam urusan orang, terlalu mudah terbawa persoalan pihak lain, atau menjadi korban dari tindakan orang yang tidak bertanggung jawab. Hadih maja ini mengingatkan agar manusia berhati-hati dalam melibatkan diri pada masalah orang lain, mampu membedakan mana urusan pribadi dan mana urusan bersama, serta tidak membiarkan diri dijadikan pihak yang menanggung akibat dari perbuatan yang bukan berasal dari dirinya.
Hadih terkait
Audio pelafalan
Didengar 0 kali
Pelafalan Asli
Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.