Gurauan jadi pertengkaran
Teks Hadih Maja
Asai cabok nibak kudé, asai pake nibak seunda.
Makna / terjemahan
Asal luka dari kudis, asai pertengkaran dari senda gurau.
Informasi
Dipublikasikan
22 May 2026
Validator/Kurator
Dr. Syamsul Bahri, MA
Status
Published
Frekuensi Dibaca
0 kali
Audio Diputar
0 kali
Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Sosial
Untuk pembelajaran
Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.
Pemaknaan dan penjelasan
Hadih maja ini menggambarkan bahwa persoalan besar sering kali bermula dari hal kecil yang dianggap remeh. Luka dapat berawal dari kudis yang kecil, tetapi jika tidak dijaga dapat menjadi semakin parah. Demikian pula pertengkaran dalam hubungan sosial sering bermula dari senda gurau, candaan, atau ucapan ringan yang melewati batas. Sesuatu yang pada awalnya hanya main-main dapat berubah menjadi sungguhan apabila menyentuh perasaan, merendahkan harga diri, atau menyinggung kehormatan orang lain. Dalam kehidupan masyarakat, ungkapan ini menjadi nasihat agar seseorang berhati-hati dalam bercanda, menjaga lisan, dan memahami batas kewajaran dalam pergaulan. Tidak semua orang menerima gurauan dengan cara yang sama, sehingga sikap bijak, santun, dan peka terhadap perasaan orang lain sangat penting untuk mencegah lahirnya konflik sosial dari hal-hal kecil.
Hadih terkait
Audio pelafalan
Didengar 0 kali
Pelafalan Asli
Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.