Jangan merebut hak orang
Teks Hadih Maja
Nibak gob duek bèk gata kubang, bungong lam reugam bèk gata hila
Makna / terjemahan
Pada tempat orang duduk jangan kau daulat, bunga dalam genggaman
jangan kau hela
Informasi
Dipublikasikan
22 May 2026
Validator/Kurator
Dr. Syamsul Bahri, MA
Status
Published
Frekuensi Dibaca
0 kali
Audio Diputar
0 kali
Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Sosial
Untuk pembelajaran
Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.
Pemaknaan dan penjelasan
Hadih maja ini mengandung nasihat agar seseorang tidak mengambil, merebut, atau mencampuri sesuatu yang sudah menjadi hak dan urusan orang lain. Ungkapan “nibak gob duek bèk gata kubang” menggambarkan larangan menduduki tempat yang telah menjadi kedudukan orang lain, baik dalam arti jabatan, kehormatan, maupun posisi sosial. Sementara “bungong lam reugam bèk gata hila” memberi gambaran bahwa sesuatu yang sudah berada dalam genggaman orang lain tidak pantas ditarik atau direbut secara paksa. Dalam kehidupan bermasyarakat, sikap merebut hak orang dapat menimbulkan iri hati, permusuhan, konflik, dan rusaknya kepercayaan sosial. Hadih maja ini menegaskan pentingnya adab, batas diri, dan penghormatan terhadap milik, jabatan, serta urusan orang lain. Seseorang harus tahu mana yang menjadi haknya dan mana yang bukan, sehingga kehidupan sosial dapat berjalan dengan tertib, saling menghargai, dan tidak saling merugikan.
Jelajahi Hadih Lain dalam Tema Sosial
Hadih terkait
Audio pelafalan
Didengar 0 kali
Pelafalan Asli
Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.