Hadih Publik Sosial Audio tersedia 0 dibaca 0 didengar Kontributor: Dr. Syamsul Bahri, MA

Sikap berlebihan lalai

Teks Hadih Maja
Bu sikai, ie sikai, ngob jantông gadöh akai
Makna / terjemahan
Nasi sebatok, air sebatok, terbenam jantung hilang akal
Informasi
Dipublikasikan 22 May 2026
Validator/Kurator Dr. Syamsul Bahri, MA
Status Published
Frekuensi Dibaca 0 kali
Audio Diputar 0 kali

Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Sosial
Untuk pembelajaran

Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.

Pemaknaan dan penjelasan

Hadih maja ini mengandung nasihat agar seseorang tidak berlebihan dalam memenuhi keinginan jasmani, terutama dalam hal makan dan minum. Ungkapan “bu sikai, ie sikai” menggambarkan keadaan makan dan minum yang terlalu banyak, sehingga tubuh menjadi berat, pikiran melemah, dan akal tidak bekerja sebagaimana mestinya. Dalam kehidupan sosial, kekenyangan atau sikap berlebihan dapat membuat seseorang lalai, kurang waspada, malas bergerak, dan tidak mampu mengambil keputusan dengan jernih. Selain itu, hadih maja ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang sedang menghadapi kesukaran karena persediaan yang dimiliki tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan. Dengan demikian, ungkapan ini mengajarkan pentingnya hidup secukupnya, menjaga keseimbangan, dan mengatur kebutuhan secara bijak agar manusia tidak kehilangan kejernihan pikiran dalam menghadapi persoalan hidup.

Hadih terkait

Audio pelafalan

Didengar 0 kali Pelafalan Asli

Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.

Bagikan entri

WhatsApp Telegram

Sumber
Tim Peneliti