Hadih Publik Sosial Audio tersedia 0 dibaca 0 didengar Kontributor: Dr. Syamsul Bahri, MA

sisi nilai yang berguna

Teks Hadih Maja
Brôk-brôk kapal, nyang labang na cit tinggai
Makna / terjemahan
Seburuk-buruk kapal, paku ada juga tinggal
Informasi
Dipublikasikan 22 May 2026
Validator/Kurator Dr. Syamsul Bahri, MA
Status Published
Frekuensi Dibaca 0 kali
Audio Diputar 0 kali

Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Sosial
Untuk pembelajaran

Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.

Pemaknaan dan penjelasan

Hadih maja ini menggambarkan bahwa sesuatu yang telah rusak sekalipun masih mungkin memiliki bagian yang berguna. Sebuah kapal yang sudah buruk, lapuk, atau tidak dapat dipakai lagi, masih menyisakan paku atau bagian tertentu yang dapat dimanfaatkan. Namun, ungkapan ini kemudian diarahkan sebagai perbandingan tajam terhadap manusia yang rusak akhlak dan budinya. Jika benda rusak masih dapat diambil manfaatnya, maka manusia yang kehilangan akhlak, adab, dan budi pekerti justru dapat menjadi beban bagi kehidupan sosial. Dalam masyarakat, nilai seseorang tidak hanya diukur dari kekayaan, kedudukan, atau kekuatan fisik, tetapi terutama dari keluhuran perangai, kejujuran, tanggung jawab, dan manfaat yang ia berikan kepada orang lain. Hadih maja ini menjadi nasihat moral agar manusia menjaga akhlak dan budi, sebab kerusakan batin dan perilaku dapat membuat seseorang kehilangan nilai sosialnya di mata masyarakat.

Hadih terkait

Audio pelafalan

Didengar 0 kali Pelafalan Asli

Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.

Bagikan entri

WhatsApp Telegram

Sumber
Tim Peneliti