Menilai atas perbuatan
Teks Hadih Maja
Takalön ateueh rupa, tadeungö nyang meusuara.
Makna / terjemahan
Melihat dari rupa, mendengar yang bersuara.
Informasi
Dipublikasikan
22 May 2026
Validator/Kurator
Dr. Syamsul Bahri, MA
Status
Published
Frekuensi Dibaca
0 kali
Audio Diputar
0 kali
Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Sosial
Untuk pembelajaran
Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.
Pemaknaan dan penjelasan
Hadih maja ini mengajarkan bahwa penilaian terhadap seseorang tidak cukup hanya berdasarkan penampilan luar, tetapi juga harus dilihat dari perbuatan dan tutur katanya. “Takalon ateueh rupa” menunjukkan bahwa manusia memang sering pertama kali dinilai dari apa yang tampak, seperti sikap, gerak-gerik, dan cara membawa diri. Namun, “tadeungo nyang meusuara” menegaskan bahwa suara, ucapan, dan cara berbicara juga menjadi ukuran penting untuk memahami watak seseorang. Dalam kehidupan sosial, baik buruknya pribadi seseorang akan tampak melalui perilaku, pilihan kata, kesantunan berbicara, serta kesesuaian antara ucapan dan tindakan. Karena itu, hadih maja ini menjadi nasihat agar manusia menjaga penampilan, sikap, lisan, dan perbuatan, sebab semua itu menjadi cermin budi pekerti di hadapan masyarakat.
Jelajahi Hadih Lain dalam Tema Sosial
Hadih terkait
Audio pelafalan
Didengar 0 kali
Pelafalan Asli
Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.