Hadih Publik Sosial Audio tersedia 0 dibaca 0 didengar Kontributor: Dr. Syamsul Bahri, MA

Jasa rakyat, nama raja

Teks Hadih Maja
Baranggadum raya ie krueng, nyang geubileueng ie kuala. Barang gadum buet rakyat, nyang geubileueng buet raja..
Makna / terjemahan
Berapa besar air sungai yang dihitung air kuala. Waiaupun bagai mana besarnya jasa rakyat jelata, yang dihitung perbuatan raja
Informasi
Dipublikasikan 22 May 2026
Validator/Kurator Dr. Syamsul Bahri, MA
Status Published
Frekuensi Dibaca 0 kali
Audio Diputar 0 kali

Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Sosial
Untuk pembelajaran

Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.

Pemaknaan dan penjelasan

Hadih maja ini menggambarkan kenyataan sosial bahwa dalam kehidupan masyarakat, jasa orang banyak sering kali tidak tampak secara langsung, sedangkan nama pemimpin atau penguasa lebih mudah disebut dan dikenang. Air sungai yang besar pada akhirnya dihitung sebagai air kuala, sebagaimana kerja rakyat yang luas dan berat sering dianggap sebagai keberhasilan raja atau pemimpin. Ungkapan ini mengandung kritik halus terhadap sistem sosial yang menempatkan pemimpin sebagai pusat pengakuan, sementara rakyat yang bekerja, berkorban, dan menopang kehidupan bersama kerap berada di belakang layar. Dalam konteks sosial, hadih maja ini mengingatkan bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak lahir sendiri, tetapi ditopang oleh tenaga, kesetiaan, dan kontribusi masyarakat. Karena itu, pemimpin yang bijak semestinya tidak melupakan jasa rakyat, dan masyarakat pun memahami bahwa kekuasaan selalu berdiri di atas kerja kolektif banyak orang.

Hadih terkait

Audio pelafalan

Didengar 0 kali Pelafalan Asli

Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.

Bagikan entri

WhatsApp Telegram

Sumber
Tim Peneliti