Bahaya yang masih mengancam
Teks Hadih Maja
Meunyoe mantöng reudök di glé, mantöng sabé ie raya teuka.
Makna / terjemahan
Kalau masih mendung di gunung, masih selalu datang banjir.
Informasi
Dipublikasikan
22 May 2026
Validator/Kurator
Dr. Syamsul Bahri, MA
Status
Published
Frekuensi Dibaca
0 kali
Audio Diputar
0 kali
Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Sosial
Untuk pembelajaran
Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.
Pemaknaan dan penjelasan
Hadih maja ini menggambarkan keadaan sosial yang belum benar-benar aman karena sumber persoalan masih ada. Mendung di gunung menjadi tanda bahwa hujan dapat turun kapan saja, dan hujan dari gunung dapat membawa banjir ke tempat yang lebih rendah. Secara kiasan, ungkapan ini digunakan untuk menjelaskan bahwa apabila huru-hara, konflik, permusuhan, atau sumber kekacauan belum sepenuhnya hilang, maka bahaya masih dapat muncul kembali sewaktu-waktu. Dalam kehidupan masyarakat, ketenangan yang tampak di permukaan belum tentu berarti masalah telah selesai, sebab akar persoalan mungkin masih tersimpan dan dapat meledak kembali apabila tidak diselesaikan dengan bijak. Hadih maja ini menjadi peringatan agar masyarakat tidak cepat merasa aman sebelum sebab-sebab kekacauan benar-benar diatasi, serta pentingnya menjaga kewaspadaan, memperkuat perdamaian, dan menyelesaikan masalah sampai ke akarnya agar kehidupan sosial tidak kembali terganggu.
Hadih terkait
Audio pelafalan
Didengar 0 kali
Pelafalan Asli
Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.