Berpikir sebelum bicara
Teks Hadih Maja
Tamarit keu gob tapeudong naphah dilèe.
Makna / terjemahan
Mencaci orang tahan nafas dahulu.
Informasi
Dipublikasikan
22 May 2026
Validator/Kurator
Dr. Syamsul Bahri, MA
Status
Published
Frekuensi Dibaca
0 kali
Audio Diputar
0 kali
Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Sosial
Untuk pembelajaran
Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.
Pemaknaan dan penjelasan
Hadih maja ini mengandung nasihat agar seseorang berpikir matang sebelum mencela, menghina, atau memburuk-burukkan orang lain. Mencaci memang mudah dilakukan, karena hanya membutuhkan keberanian lisan, tetapi akibatnya dapat membawa bahaya yang lebih besar, seperti permusuhan, dendam, hilangnya kepercayaan, atau rusaknya hubungan sosial. Ungkapan “tapeudong naphah dilèe” memberi isyarat agar manusia berhenti sejenak, menahan diri, dan mempertimbangkan akibat sebelum mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan. Dalam kehidupan masyarakat, lisan yang tidak dijaga dapat menjadi sumber konflik, karena hinaan yang telah terucap sulit ditarik kembali dan dapat melukai harga diri orang lain. Hadih maja ini mengajarkan pentingnya pengendalian diri, kesantunan berbicara, dan kebijaksanaan dalam menilai orang lain, sebab menjaga lisan berarti menjaga kehormatan diri sekaligus menjaga ketenteraman sosial.
Hadih terkait
Audio pelafalan
Didengar 0 kali
Pelafalan Asli
Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.