Persatuan masyarakat
Teks Hadih Maja
Meuseuraya bak gampông, meupakat bak meunasah
Makna / terjemahan
Bergotong royong di kampung, bermufakat di meunasah
Informasi
Dipublikasikan
22 May 2026
Validator/Kurator
Dr. Syamsul Bahri, MA
Status
Published
Frekuensi Dibaca
0 kali
Audio Diputar
0 kali
Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Sosial
Untuk pembelajaran
Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.
Pemaknaan dan penjelasan
Hadih maja ini menggambarkan corak kehidupan sosial masyarakat Aceh yang dibangun di atas semangat kebersamaan, gotong royong, dan musyawarah. Ungkapan “meuseuraya bak gampông” menunjukkan bahwa pekerjaan dan urusan bersama diselesaikan secara kolektif di lingkungan kampung, sedangkan “meupakat bak meunasah” menegaskan bahwa keputusan penting ditempuh melalui mufakat di ruang bersama yang dihormati masyarakat. Dalam konteks sosial, Hadih Maja ini menanamkan nilai bahwa kehidupan yang harmonis tidak lahir dari sikap individualistis, melainkan dari kesediaan untuk bekerja bersama, saling membantu, dan menyelesaikan persoalan melalui musyawarah. Dengan demikian, ungkapan ini mengajarkan bahwa kekuatan masyarakat Aceh bertumpu pada persatuan, partisipasi bersama, dan kebiasaan bermufakat dalam menjaga ketertiban serta keharmonisan hidup bersama.
Jelajahi Hadih Lain dalam Tema Sosial
Entri pertama dalam tema ini
Hadih terkait
Audio pelafalan
Didengar 0 kali
Pelafalan Asli
Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.