Pendidikan sepanjang hayat
Teks Hadih Maja
Ureueng tuha bèk geuböh tungkat, ureueng malém bèk geuböh kitab.
Makna / terjemahan
Orang tua jangan membuang tongkat, orang alim jangan membuang kitab
Informasi
Dipublikasikan
22 May 2026
Validator/Kurator
Dr. Syamsul Bahri, MA
Status
Published
Frekuensi Dibaca
0 kali
Audio Diputar
0 kali
Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Pendidikan
Untuk pembelajaran
Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.
Pemaknaan dan penjelasan
Hadih maja ini menegaskan pentingnya menjaga dan mewariskan dua hal yang sangat berharga dalam kehidupan manusia, yaitu pengalaman dan ilmu. Tongkat pada orang tua melambangkan pengalaman hidup, kebijaksanaan, dan petunjuk yang telah teruji oleh perjalanan waktu, sedangkan kitab pada orang alim melambangkan ilmu, pedoman, dan pengetahuan yang menjadi sumber arah bagi kehidupan. Ungkapan ini mengandung pesan bahwa warisan yang paling berharga bagi generasi berikutnya bukan hanya harta benda, tetapi juga tuntunan, pelajaran hidup, dan ilmu pengetahuan yang dapat menjadi pegangan dalam menjalani kehidupan. Dalam konteks pendidikan, Hadih Maja ini menanamkan nilai bahwa generasi muda perlu menerima, memelihara, dan melanjutkan warisan intelektual serta moral dari para pendahulunya. Pendidikan tidak hanya berarti memperoleh ilmu baru, tetapi juga menjaga kesinambungan pengetahuan, pengalaman, dan kebijaksanaan agar tidak terputus dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Hadih terkait
Audio pelafalan
Didengar 0 kali
Pelafalan Asli
Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.