Hadih Publik Pendidikan Audio tersedia 0 dibaca 0 didengar Kontributor: Dr. Syamsul Bahri, MA

pendidikan karakter

Teks Hadih Maja
Menyoe jroh peu-é budhoe, jeuet tapuwoe 'oh tagisa
Makna / terjemahan
Kalau elok budi bahasa, dapat dibawa pulang ketika kembali
Informasi
Dipublikasikan 22 May 2026
Validator/Kurator Dr. Syamsul Bahri, MA
Status Published
Frekuensi Dibaca 0 kali
Audio Diputar 0 kali

Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Pendidikan
Untuk pembelajaran

Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.

Pemaknaan dan penjelasan

Hadih maja ini menegaskan bahwa budi bahasa merupakan nilai yang sangat berharga dan akan terus melekat pada diri seseorang sepanjang hidupnya. Berbeda dengan harta, kedudukan, atau kekuasaan yang dapat berubah dan hilang, budi bahasa yang baik akan tetap dikenang dan dihargai oleh orang lain sampai seseorang meninggal dunia. Ungkapan ini menunjukkan bahwa dalam pandangan masyarakat Aceh, ukuran kemuliaan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan atau status sosialnya, tetapi juga oleh kesopanan, kelembutan sikap, dan kehalusan tutur katanya. Dalam konteks pendidikan, Hadih Maja ini mengandung pesan bahwa pembentukan karakter harus mendapat perhatian yang sama pentingnya dengan penguasaan ilmu pengetahuan. Pendidikan yang baik bukan hanya menghasilkan orang yang cerdas, tetapi juga melahirkan pribadi yang santun, beradab, dan mampu menjaga hubungan baik dengan sesama. Dengan demikian, Hadih Maja ini menanamkan nilai bahwa budi bahasa adalah warisan moral yang paling tahan lama dalam kehidupan manusia.

Hadih terkait

Audio pelafalan

Didengar 0 kali Pelafalan Asli

Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.

Bagikan entri

WhatsApp Telegram

Sumber
Tim Peneliti