Kebodohan sebagai celaan
Teks Hadih Maja
Oh han jeuet tameunari, bék tapeugah aleue hana rata/mejungkat
Makna / terjemahan
Kalau kita tidak pandai menari, jangan lantai yang dikatakan tidak rata atau bergelombang.
Informasi
Dipublikasikan
22 May 2026
Validator/Kurator
Dr. Syamsul Bahri, MA
Status
Published
Frekuensi Dibaca
0 kali
Audio Diputar
0 kali
Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Pendidikan
Untuk pembelajaran
Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.
Pemaknaan dan penjelasan
Hadih maja ini menyindir sikap orang yang tidak mau mengakui kekurangan dirinya sendiri, lalu mencari-cari alasan dengan menyalahkan keadaan di luar dirinya. Dalam ungkapan ini, ketidakmampuan menari dijadikan gambaran bagi seseorang yang tidak memiliki kecakapan, tetapi justru menyalahkan lantai sebagai penyebab kegagalannya. Makna yang terkandung di dalamnya sangat dalam, yaitu ajakan untuk bersikap jujur terhadap kemampuan diri, berani melakukan introspeksi, dan tidak mudah melempar kesalahan kepada orang lain atau lingkungan. Dalam konteks pendidikan, Hadih Maja ini mengajarkan pentingnya rendah hati, kemauan belajar, dan kesadaran untuk memperbaiki diri. Seseorang yang belum mampu seharusnya berusaha meningkatkan keterampilannya, bukan menutupi kelemahan dengan mencari kambing hitam. Oleh karena itu, Hadih Maja ini mengandung nilai pendidikan tentang evaluasi diri, tanggung jawab pribadi, dan kedewasaan dalam menghadapi kegagalan.
Hadih terkait
Audio pelafalan
Didengar 0 kali
Pelafalan Asli
Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.