Hadih Publik Ekonomi Audio tersedia 0 dibaca 0 didengar Kontributor: Dr. Syamsul Bahri, MA

kaya jangan pelit

Teks Hadih Maja
Beuthat tajam misé sikin, geutanyoe gasien syèedara kaya. Uroe dudoe nakeuh pat-pat, geupeu-ék wab ateueh gata.
Makna / terjemahan
Biar tajam bagai pisau, kita miskin saudara kaya. Hari kemudian adalah saatnya, ditimpakan bahaya atas saudara.
Informasi
Dipublikasikan 22 May 2026
Validator/Kurator Dr. Syamsul Bahri, MA
Status Published
Frekuensi Dibaca 0 kali
Audio Diputar 0 kali

Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Ekonomi
Untuk pembelajaran

Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.

Pemaknaan dan penjelasan

Hadih maja ini mengandung sindiran kepada orang kaya yang enggan menolong orang miskin, terutama ketika orang miskin itu masih memiliki hubungan saudara, kerabat, atau kedekatan sosial dengannya. Ungkapan “geutanyoe gasien syèedara kaya” menunjukkan adanya jurang ekonomi antara orang yang hidup susah dan saudaranya yang berkecukupan. Namun kekayaan tidak seharusnya membuat seseorang keras hati, sebab kehidupan manusia selalu berubah. Orang yang hari ini kaya dapat saja menghadapi kesulitan pada masa mendatang, dan pada saat itu ia mungkin memerlukan bantuan dari orang yang dahulu pernah diabaikannya. Hadih maja ini mengajarkan bahwa harta harus disertai kepedulian sosial, kemurahan hati, dan kesadaran bahwa rezeki bukan hanya untuk diri sendiri. Dalam kehidupan ekonomi masyarakat, solidaritas antara yang kaya dan yang miskin menjadi penting agar hubungan sosial tidak rusak oleh kesenjangan, keangkuhan, dan hilangnya rasa persaudaraan.

Hadih terkait

Audio pelafalan

Didengar 0 kali Pelafalan Asli

Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.

Bagikan entri

WhatsApp Telegram

Sumber
Tim Peneliti