Sumber mata pencaharian
Teks Hadih Maja
Pat nyang na boh kayèe masak, keunan meusapat cicém.
Makna / terjemahan
Di mana ada buah-buaha nmasak, ke sana berkumpul burung.
Informasi
Dipublikasikan
22 May 2026
Validator/Kurator
Dr. Syamsul Bahri, MA
Status
Published
Frekuensi Dibaca
0 kali
Audio Diputar
0 kali
Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Ekonomi
Untuk pembelajaran
Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.
Pemaknaan dan penjelasan
Hadih maja ini menggambarkan bahwa tempat yang memiliki sumber penghidupan, peluang kerja, atau kemudahan mencari rezeki akan selalu menarik banyak orang untuk datang. Buah kayu yang masak menjadi simbol sumber makanan, hasil, atau keuntungan yang siap dinikmati, sedangkan burung yang berkumpul melambangkan manusia yang mendatangi tempat yang menjanjikan kehidupan lebih baik. Dalam konteks ekonomi, ungkapan ini menunjukkan bahwa masyarakat cenderung bergerak menuju wilayah, pekerjaan, atau lingkungan yang menyediakan kesempatan memperoleh penghasilan. Di tempat yang subur, ramai perdagangan, banyak lapangan kerja, atau mudah mencari nafkah, orang akan datang, menetap, dan membangun kehidupan. Hadih maja ini juga mengingatkan bahwa pusat ekonomi biasanya lahir dari adanya sumber daya yang nyata, baik berupa hasil alam, pasar, usaha, maupun peluang kerja. Karena itu, suatu daerah yang ingin berkembang perlu menciptakan sumber penghidupan yang kuat agar menjadi tempat yang hidup, produktif, dan mampu menarik kegiatan ekonomi masyarakat.
Hadih terkait
Audio pelafalan
Didengar 0 kali
Pelafalan Asli
Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.