Hadih Publik Ekonomi Audio tersedia 0 dibaca 0 didengar Kontributor: Dr. Syamsul Bahri, MA

Pura pura kaya

Teks Hadih Maja
Tatôb gasien peuleumah kaya.
Makna / terjemahan
Menyembunyikan kemiskinan, menampakkan kaya.
Informasi
Dipublikasikan 22 May 2026
Validator/Kurator Dr. Syamsul Bahri, MA
Status Published
Frekuensi Dibaca 0 kali
Audio Diputar 0 kali

Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Ekonomi
Untuk pembelajaran

Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.

Pemaknaan dan penjelasan

Hadih maja ini menggambarkan perilaku seseorang yang berusaha menampilkan diri seolah-olah kaya, padahal keadaan ekonominya sebenarnya sulit. Ungkapan “tatób gasien” menunjukkan usaha menutupi kemiskinan atau kekurangan, sedangkan “peuleumah kaya” menggambarkan keinginan memperlihatkan kemewahan, kehormatan, atau kemampuan ekonomi di hadapan orang lain. Dalam konteks ekonomi, sikap seperti ini dapat muncul karena gengsi, malu dipandang rendah, atau keinginan memperoleh penghargaan sosial. Namun, perilaku berpura-pura kaya sering membawa dampak buruk, karena seseorang dapat memaksakan diri berbelanja, berutang, atau hidup di luar kemampuan hanya demi menjaga penampilan. Hadih maja ini menjadi nasihat agar manusia hidup jujur sesuai keadaan, tidak diperbudak oleh gengsi, dan tidak menjadikan tampilan luar sebagai ukuran harga diri. Kehormatan seseorang seharusnya dibangun dari kejujuran, kerja keras, tanggung jawab, dan kemampuan mengelola hidup secara bijak, bukan dari kemewahan yang dipaksakan.

Hadih terkait

Audio pelafalan

Didengar 0 kali Pelafalan Asli

Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.

Bagikan entri

WhatsApp Telegram

Sumber
Tim Peneliti