Terlilit hutang
Teks Hadih Maja
Utang na'èt keu-ieng.
Makna / terjemahan
Utang setinggi pinggang.
Informasi
Dipublikasikan
22 May 2026
Validator/Kurator
Dr. Syamsul Bahri, MA
Status
Published
Frekuensi Dibaca
0 kali
Audio Diputar
0 kali
Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Ekonomi
Untuk pembelajaran
Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.
Pemaknaan dan penjelasan
Hadih maja ini menggambarkan keadaan seseorang yang memiliki utang sangat banyak hingga terasa berat untuk ditanggung. Ungkapan “na’èt keu-ieng” atau setinggi pinggang memberi gambaran bahwa utang tersebut sudah menumpuk dan membatasi ruang gerak seseorang dalam kehidupan ekonomi. Orang yang terlilit utang biasanya tidak bebas mengatur penghasilan, karena hasil kerja yang diperoleh harus digunakan untuk membayar tanggungan yang terus menekan. Dalam kehidupan masyarakat, utang yang terlalu banyak dapat menimbulkan kegelisahan, hilangnya ketenangan, rusaknya kepercayaan, bahkan konflik dengan orang lain apabila tidak dikelola dengan jujur dan bertanggung jawab. Hadih maja ini menjadi peringatan agar manusia berhati-hati dalam berutang, tidak hidup di luar kemampuan, dan mampu membedakan antara kebutuhan yang mendesak dengan keinginan yang dapat ditunda. Utang boleh saja menjadi jalan keluar dalam keadaan tertentu, tetapi jika tidak diperhitungkan dengan baik, ia dapat berubah menjadi beban yang mengikat kehidupan.
Hadih terkait
Audio pelafalan
Didengar 0 kali
Pelafalan Asli
Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.