Tunduk dan Patuh
Teks Hadih Maja
Abéh nyawong Tuhan tueng, abéh areuta hukôm pajôh
Makna / terjemahan
Hilang nyawa diambil Tuhan, habis harta dimakan hukum.
Informasi
Dipublikasikan
22 May 2026
Validator/Kurator
Dr. Syamsul Bahri, MA
Status
Published
Frekuensi Dibaca
0 kali
Audio Diputar
0 kali
Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Agama
Untuk pembelajaran
Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.
Pemaknaan dan penjelasan
Hadih maja ini menegaskan bahwa manusia pada dasarnya berada dalam dua ketentuan besar yang tidak dapat dihindari, yaitu kekuasaan Tuhan atas nyawa dan kekuatan hukum atas harta benda. Nyawa sepenuhnya berada dalam kuasa Tuhan, sehingga manusia tidak dapat menentukan sendiri batas hidupnya. Sementara itu, harta kekayaan dapat hilang atau musnah apabila seseorang melanggar aturan, menempuh jalan yang salah, atau terkena akibat dari perbuatannya sendiri. Ungkapan ini juga menggambarkan keadaan orang yang tertimpa malapetaka hingga kehilangan diri dan hartanya sekaligus. Dalam Islam, Hadih Maja ini mengandung pesan bahwa manusia harus menyadari keterbatasannya di hadapan Tuhan dan berhati-hati dalam menjalani kehidupan agar tidak terjerumus pada tindakan yang melanggar hukum maupun nilai-nilai moral.
Jelajahi Hadih Lain dalam Tema Agama
Hadih terkait
Audio pelafalan
Didengar 0 kali
Pelafalan Asli
Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.