Hadih Publik Agama Audio tersedia 0 dibaca 0 didengar Kontributor: Dr. Syamsul Bahri, MA

Sumber hukum

Teks Hadih Maja
Adat bak Poteu meureuhôm, hukôm bak Syiah Kuala Kanun bak Putroe Phang, reusam bak Béntara (ureueng kaya-kaya)
Makna / terjemahan
Adat pada paduka almarhum, hukum pada Teungku Syiah Kuala, undang-undang pada Putri Pahang, adat kebiasaan pada Bintara (panglima angkata darat)
Informasi
Dipublikasikan 22 May 2026
Validator/Kurator Dr. Syamsul Bahri, MA
Status Published
Frekuensi Dibaca 0 kali
Audio Diputar 0 kali

Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Agama
Untuk pembelajaran

Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.

Pemaknaan dan penjelasan

Hadih Maja ini mengandung pesan bahwa hukum dan kehidupan masyarakat harus berjalan dalam keteraturan, dengan menempatkan syariat, adat, dan aturan sosial pada fungsi masing-masing. Ungkapan ini juga memperlihatkan kuatnya hubungan antara agama dan tata pemerintahan dalam tradisi Aceh, di mana ulama memiliki posisi penting dalam mengarahkan hukum, sementara adat dan aturan sosial tetap dipelihara sebagai penyangga kehidupan bersama. Hadih Maja ini menanamkan nilai bahwa kehidupan yang baik harus dibangun di atas keseimbangan antara otoritas agama, adat, dan pemerintahan, sehingga masyarakat dapat hidup tertib, adil, dan selaras dengan nilai-nilai Islam.

Hadih terkait

Audio pelafalan

Didengar 0 kali Pelafalan Asli

Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.

Bagikan entri

WhatsApp Telegram

Sumber
Tim Peneliti