Ingat mati
Teks Hadih Maja
Kullu nafsin geubeuet di ulèe, nyan baroe tathèe tatinggai dônya.
Makna / terjemahan
Kullu nafsin (talqin) dibacakan di kepala, itulah baru disadari dunia
ditinggalkan.
Informasi
Dipublikasikan
22 May 2026
Validator/Kurator
Dr. Syamsul Bahri, MA
Status
Published
Frekuensi Dibaca
0 kali
Audio Diputar
0 kali
Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Agama
Untuk pembelajaran
Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.
Pemaknaan dan penjelasan
Hadih maja ini merupakan peringatan yang sangat kuat kepada manusia agar tidak menunda kesadaran, taubat, dan kepatuhan kepada Allah sampai datangnya ajal. Ungkapan ini menggambarkan keadaan seseorang yang baru tersadar ketika talqin telah dibacakan di dekat kepalanya, yaitu saat ia benar-benar berada di ambang perpisahan dengan dunia. Maknanya menegaskan bahwa penyesalan yang datang terlambat tidak lagi memberi banyak arti, sebab kesempatan beramal, memperbaiki diri, dan menaati perintah Allah sesungguhnya berada pada masa hidup, bukan setelah kematian mendekat. Dalam konteks agama, Hadih Maja ini mengandung pesan agar manusia tidak lalai, tidak tenggelam dalam maksiat, dan tidak menunggu saat terakhir untuk kembali kepada kebenaran. Dengan demikian, ungkapan ini menanamkan nilai keagamaan tentang pentingnya hidup dalam kesadaran, memperbanyak amal saleh, dan senantiasa siap menghadapi kematian sebelum penyesalan datang ketika semua sudah terlamba
Jelajahi Hadih Lain dalam Tema Agama
Hadih terkait
Audio pelafalan
Didengar 0 kali
Pelafalan Asli
Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.