Berilmu tapi tidak beradab
Teks Hadih Maja
Lagèe teungku giduek kitab.
Makna / terjemahan
Seperti teungku menduduki kitab.
Informasi
Dipublikasikan
22 May 2026
Validator/Kurator
Dr. Syamsul Bahri, MA
Status
Published
Frekuensi Dibaca
0 kali
Audio Diputar
0 kali
Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Agama
Untuk pembelajaran
Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.
Pemaknaan dan penjelasan
Hadih maja ini menyindir orang yang seharusnya menjaga, menghormati, dan menegakkan aturan agama, tetapi justru merusak atau mengabaikannya melalui sikap dan perbuatannya sendiri. Perumpamaan teungku yang menduduki kitab menggambarkan suatu keadaan yang sangat janggal, karena orang yang mestinya memuliakan ilmu dan ajaran agama malah memperlakukannya dengan tidak semestinya. Dalam konteks agama, ungkapan ini menanamkan pesan bahwa tanggung jawab moral orang berilmu, pemuka agama, atau siapa pun yang memahami ajaran agama jauh lebih besar, sebab kerusakan yang datang dari orang yang seharusnya menjadi teladan akan lebih berbahaya bagi masyarakat. Dengan demikian, Hadih Maja ini mengajarkan bahwa ilmu agama harus dijaga dengan adab, diamalkan dengan benar, dan tidak boleh disalahgunakan, karena orang yang merusak nilai yang seharusnya ia pelihara akan kehilangan kehormatan dan menimbulkan kerusakan yang lebih luas.
Hadih terkait
Audio pelafalan
Didengar 0 kali
Pelafalan Asli
Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.