Hadih Publik Budaya Audio tersedia 0 dibaca 0 didengar Kontributor: Dr. Syamsul Bahri, MA

Jangan tertipu tampilan

Teks Hadih Maja
Boh seureuba rasa peunajóh ureueng dusön, yöh goh talakèe rasa, 'oh ka talakèe ampón.
Makna / terjemahan
Buah seureuba terasa seperti makanan orang dusun; sebelum meminta ingin mencicipi, sesudah meminta malah minta ampun
Informasi
Dipublikasikan 22 May 2026
Validator/Kurator Dr. Syamsul Bahri, MA
Status Published
Frekuensi Dibaca 0 kali
Audio Diputar 0 kali

Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Budaya
Untuk pembelajaran

Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.

Pemaknaan dan penjelasan

Hadih maja ini menggambarkan bahwa sesuatu yang tampak menarik belum tentu membawa manfaat atau kesenangan bagi orang yang menginginkannya. Pada awalnya, seseorang mungkin tertarik karena melihat bentuk, cerita, atau kesan luar dari sesuatu. Namun setelah mencobanya, ia baru menyadari bahwa hal itu tidak sesuai dengan harapan, bahkan dapat menimbulkan penyesalan. Ungkapan “yöh goh talakèe rasa, ’oh ka talakèe ampón” menunjukkan perubahan dari rasa ingin tahu menjadi rasa menyesal. Dalam konteks budaya, hadih maja ini mengajarkan sikap hati-hati dalam menilai sesuatu, tidak mudah tergoda oleh tampilan luar, dan tidak terburu-buru menginginkan sesuatu sebelum mengetahui hakikatnya. Masyarakat diajarkan agar menggunakan pengalaman, pertimbangan, dan nasihat orang tua sebelum mengambil keputusan, sebab tidak semua yang indah dilihat, enak didengar, atau menarik hati benar-benar baik bagi kehidupan

Hadih terkait

Audio pelafalan

Didengar 0 kali Pelafalan Asli

Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.

Bagikan entri

WhatsApp Telegram

Sumber
Tim Peneliti