Hadih Publik Budaya Audio tersedia 0 dibaca 0 didengar Kontributor: Dr. Syamsul Bahri, MA

Rakus menghilangkan kesopanan

Teks Hadih Maja
Oh troe lagèe troe bubrang
Makna / terjemahan
Saat kenyang seperti kenyang berang-berang
Informasi
Dipublikasikan 22 May 2026
Validator/Kurator Dr. Syamsul Bahri, MA
Status Published
Frekuensi Dibaca 0 kali
Audio Diputar 0 kali

Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Budaya
Untuk pembelajaran

Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.

Pemaknaan dan penjelasan

Hadih maja ini menyindir orang yang sangat rakus terhadap makanan hingga kehilangan sopan santun dan kendali dirinya. Perumpamaan dengan berang-berang memberi gambaran tentang nafsu makan yang berlebihan, tanpa ukuran, dan tanpa memperhatikan kepantasan di hadapan orang lain. Dalam konteks budaya, ungkapan ini mengandung pesan bahwa makan bukan hanya urusan memenuhi kebutuhan jasmani, tetapi juga bagian dari adab dan tata krama dalam pergaulan. Seseorang yang tidak mampu menahan diri ketika makan akan dipandang kurang berbudaya, karena kerakusan menunjukkan lemahnya pengendalian diri dan hilangnya rasa malu. Dengan demikian, Hadih Maja ini menanamkan nilai bahwa kesopanan harus tetap dijaga dalam segala keadaan, termasuk dalam hal makan dan menikmati nikmat dunia, agar seseorang tetap terlihat beradab dan terhormat di tengah masyarakat

Hadih terkait

Audio pelafalan

Didengar 0 kali Pelafalan Asli

Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.

Bagikan entri

WhatsApp Telegram

Sumber
Tim Peneliti