Hadih Publik Budaya Audio tersedia 0 dibaca 0 didengar Kontributor: Dr. Syamsul Bahri, MA

Yang berharga akan selalu dicari

Teks Hadih Maja
Keureuléng keubeue meuhat keu kubang, keureuléng nggang meuhat keu paya. Meung hana cangguek phang, peue buet nggang keunan jiteuka-
Makna / terjemahan
Kerling kerbau pastilah ke kubang, kerling enggang pastiiah ke paya. Kalau tak ada katak hijau, mengapa enggang ke situ datang.
Informasi
Dipublikasikan 22 May 2026
Validator/Kurator Dr. Syamsul Bahri, MA
Status Published
Frekuensi Dibaca 0 kali
Audio Diputar 0 kali

Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Budaya
Untuk pembelajaran

Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.

Pemaknaan dan penjelasan

Hadih maja ini menggambarkan bahwa kehadiran seseorang di suatu tempat biasanya tidak tanpa sebab, melainkan karena ada sesuatu yang bernilai, menarik, atau diinginkan di tempat itu. Perumpamaan kerbau yang menuju kubangan dan enggang yang datang ke paya menunjukkan bahwa setiap makhluk akan mendatangi sesuatu yang sesuai dengan kebutuhannya atau yang dianggap berharga baginya. Dalam makna kiasannya, ungkapan ini dipakai untuk menjelaskan bahwa rumah yang didiami gadis cantik atau baik budi akan banyak didatangi pemuda, karena ada daya tarik yang membuat orang datang dan menaruh perhatian. Dalam konteks budaya, Hadih Maja ini menanamkan nilai bahwa sesuatu yang baik, indah, dan bernilai akan selalu mengundang perhatian, sehingga kehormatan, penjagaan diri, dan kesantunan menjadi hal penting dalam kehidupan sosial. Dengan demikian, ungkapan ini mengajarkan bahwa kedatangan orang sering kali menunjukkan adanya nilai yang dihargai, dan karena itu sesuatu yang berharga harus dijaga dengan baik agar tetap membawa kemuliaan, bukan masalah

Hadih terkait

Audio pelafalan

Didengar 0 kali Pelafalan Asli

Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.

Bagikan entri

WhatsApp Telegram

Sumber
Tim Peneliti