Hadih Publik Budaya Audio tersedia 0 dibaca 0 didengar Kontributor: Dr. Syamsul Bahri, MA

Kehidupan saling memberi

Teks Hadih Maja
Keumudahan ilé tijoh, seulama gôh gadôh nyawöng
Makna / terjemahan
Kemudahan mengalir menitik selama belum hilang nyawa
Informasi
Dipublikasikan 22 May 2026
Validator/Kurator Dr. Syamsul Bahri, MA
Status Published
Frekuensi Dibaca 0 kali
Audio Diputar 0 kali

Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Budaya
Untuk pembelajaran

Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.

Pemaknaan dan penjelasan

Hadih maja ini menegaskan bahwa selama manusia masih hidup, ia mempunyai kewajiban moral untuk saling memberi, saling menolong, dan saling meringankan beban sesama dalam kehidupan bermasyarakat. Ungkapan “kemudahan mengalir menitik selama belum hilang nyawa” memberi gambaran bahwa kebaikan dan pertolongan seharusnya terus mengalir selama manusia masih diberi umur, sebagaimana air yang menetes tanpa putus. Makna yang terkandung di dalamnya bukan hanya tentang bantuan materi, tetapi juga mencakup perhatian, tenaga, nasihat, dukungan, dan kepedulian sosial yang dapat diberikan kepada orang lain. Dalam konteks sosial, Hadih Maja ini menanamkan nilai bahwa kehidupan bersama hanya akan berjalan dengan baik apabila manusia tidak hidup untuk dirinya sendiri, melainkan juga hadir sebagai sumber manfaat bagi sesama. Dengan demikian, ungkapan ini mengajarkan bahwa kemuliaan seseorang tampak dari kesediaannya berbagi, membantu, dan menjaga kehidupan sosial tetap hidup melalui kebaikan yang terus mengalir selama hayat masih dikandung badan.

Hadih terkait

Audio pelafalan

Didengar 0 kali Pelafalan Asli

Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.

Bagikan entri

WhatsApp Telegram

Sumber
Tim Peneliti