Menilai sesuatu sesuai hakikatnya
Teks Hadih Maja
Meunyoe jeuet jipö takheun cicém, Meunyoe jeuet ji 'eue takheun uleue
Makna / terjemahan
Kalau dapat terbang disebut burung, bila dapat merayap-rayap disebut
ular.
Informasi
Dipublikasikan
22 May 2026
Validator/Kurator
Dr. Syamsul Bahri, MA
Status
Published
Frekuensi Dibaca
0 kali
Audio Diputar
0 kali
Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Budaya
Untuk pembelajaran
Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.
Pemaknaan dan penjelasan
Hadih maja ini menegaskan bahwa sesuatu harus dinilai, disebut, dan ditempatkan sesuai dengan sifat serta kenyataannya yang sebenarnya, bukan berdasarkan dugaan atau keinginan semata. Burung dikenali karena dapat terbang, sedangkan ular dikenali karena bergerak melata, sehingga masing-masing memiliki ciri yang membedakannya dengan jelas. Dalam kehidupan sosial dan budaya, ungkapan ini mengandung pesan bahwa manusia harus bersikap tepat dalam menilai orang, perkara, dan keadaan, yakni dengan memperhatikan tanda, sifat, dan bukti yang nyata. Dengan demikian, Hadih Maja ini menanamkan nilai kehati-hatian, ketepatan penilaian, dan kebijaksanaan dalam menyebut atau memutuskan sesuatu, agar tidak terjadi kekeliruan dalam memahami kenyataan.
Hadih terkait
Audio pelafalan
Didengar 0 kali
Pelafalan Asli
Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.