Tipu daya manusia
Teks Hadih Maja
Iléh lheueh parang cumèh
Makna / terjemahan
Belut lepas parang sumbing
Informasi
Dipublikasikan
22 May 2026
Validator/Kurator
Dr. Syamsul Bahri, MA
Status
Published
Frekuensi Dibaca
0 kali
Audio Diputar
0 kali
Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Budaya
Untuk pembelajaran
Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.
Pemaknaan dan penjelasan
Hadih maja ini menggambarkan orang yang dengan licik berhasil melepaskan diri dari keadaan sulit atau memperoleh keuntungan, sementara pihak lain justru menanggung kerugian. Perumpamaan “belut lepas, parang sumbing” menunjukkan bahwa yang menjadi sasaran dapat lolos dengan licin, tetapi alat yang digunakan untuk menangkapnya malah rusak, sehingga usaha pihak lain menjadi sia-sia. Dalam kehidupan sosial, ungkapan ini menyindir orang yang menggunakan kecerdikan bukan untuk kebaikan, melainkan untuk menipu, memanipulasi keadaan, dan mengambil manfaat dari kelemahan orang lain. Dengan demikian, Hadih Maja ini menanamkan nilai bahwa kelicikan mungkin memberi keuntungan sesaat, tetapi pada hakikatnya merusak kepercayaan, mencederai hubungan sosial, dan menunjukkan rendahnya integritas moral seseorang.
Hadih terkait
Audio pelafalan
Didengar 0 kali
Pelafalan Asli
Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.