Hadih Publik Sosial Audio tersedia 0 dibaca 0 didengar Kontributor: Dr. Syamsul Bahri, MA

Orang hina

Teks Hadih Maja
Ureueng sipèng dua pèng.
Makna / terjemahan
Orang sebenggol dua benggol.
Informasi
Dipublikasikan 22 May 2026
Validator/Kurator Dr. Syamsul Bahri, MA
Status Published
Frekuensi Dibaca 0 kali
Audio Diputar 0 kali

Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Sosial
Untuk pembelajaran

Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.

Pemaknaan dan penjelasan

Hadih maja ini menggambarkan seseorang yang dipandang rendah atau hina dalam kehidupan masyarakat karena perilaku, kedudukan, atau nilai dirinya dianggap tidak terhormat. Ungkapan “sipèng dua pèng” memberi kesan sesuatu yang sangat kecil nilainya, sehingga secara kiasan digunakan untuk menyebut orang yang tidak dihargai dalam pergaulan sosial. Dalam masyarakat, kehormatan seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh harta atau pangkat, tetapi juga oleh akhlak, sikap, tutur kata, tanggung jawab, dan manfaat yang diberikan kepada orang lain. Apabila seseorang berperilaku buruk, tidak menjaga adab, atau tidak memiliki harga diri dalam pandangan masyarakat, maka ia dapat kehilangan penghormatan sosial. Hadih maja ini menjadi peringatan agar manusia menjaga martabat diri, memperbaiki akhlak, dan tidak melakukan perbuatan yang membuat dirinya jatuh dalam pandangan orang banyak

Hadih terkait

Audio pelafalan

Didengar 0 kali Pelafalan Asli

Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.

Bagikan entri

WhatsApp Telegram

Sumber
Tim Peneliti