Tidak betah karena sulit menyesuaikan diri
Teks Hadih Maja
Lagèe bruek tincu punggông
Makna / terjemahan
Seperti tempurung yang runcing pantatnya
Informasi
Dipublikasikan
22 May 2026
Validator/Kurator
Dr. Syamsul Bahri, MA
Status
Published
Frekuensi Dibaca
0 kali
Audio Diputar
0 kali
Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Budaya
Untuk pembelajaran
Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.
Pemaknaan dan penjelasan
Hadih maja ini digunakan untuk menggambarkan orang yang tidak betah tinggal di suatu tempat dan selalu berpindah-pindah karena tidak mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial di sekitarnya. Perumpamaan tempurung yang runcing pantatnya memberi kesan tentang sesuatu yang tidak bisa duduk mantap atau tidak menemukan kedudukan yang pas, sehingga selalu goyah dan tidak tenang. Dalam kehidupan sosial dan budaya, ungkapan ini menegaskan bahwa kemampuan menempatkan diri, memahami adat setempat, dan menyesuaikan sikap dengan masyarakat sekitar sangat penting agar seseorang dapat hidup tenteram bersama orang lain. Dengan demikian, Hadih Maja ini menanamkan nilai bahwa ketidakmampuan beradaptasi akan membuat seseorang mudah merasa asing, tidak nyaman, dan sulit memperoleh tempat yang tetap dalam kehidupan bermasyarakat
Hadih terkait
Audio pelafalan
Didengar 0 kali
Pelafalan Asli
Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.