Adat tetap hidup setelah orang wafat
Teks Hadih Maja
Meungka matée ka gadöh adat, nyang pangkat mantöng cit raya
Makna / terjemahan
Apabila telah mati hilanglah adat, yang berpangkat tetap dikenang.
Informasi
Dipublikasikan
22 May 2026
Validator/Kurator
Dr. Syamsul Bahri, MA
Status
Published
Frekuensi Dibaca
0 kali
Audio Diputar
0 kali
Modul PDF Tematik
Modul Hadih Maja Kategori Budaya
Untuk pembelajaran
Gunakan halaman ini untuk membaca teks Aceh, membandingkan makna, lalu lanjut ke bilik belajar untuk eksplorasi modul & kuis.
Pemaknaan dan penjelasan
Hadih maja ini menegaskan bahwa orang yang memiliki kedudukan terhormat, wibawa, dan jasa yang besar akan tetap dikenang serta dihormati meskipun ia telah meninggal dunia. Ungkapan ini menunjukkan bahwa kematian memang mengakhiri kehadiran seseorang secara fisik, tetapi nama baik, martabat, dan pengaruhnya dapat terus hidup dalam ingatan masyarakat. Dalam konteks budaya, Hadih Maja ini mengandung pesan bahwa kehormatan sejati tidak berhenti pada hidupnya seseorang, melainkan diwariskan melalui jasa, keteladanan, dan kedudukan yang pernah ia emban dengan baik. Dengan demikian, ungkapan ini menanamkan nilai bahwa kemuliaan sosial dan budaya seseorang ditentukan bukan hanya oleh pangkat yang disandang, tetapi oleh kualitas pengabdian dan kehormatan yang membuatnya tetap dihargai setelah wafat.
Hadih terkait
Audio pelafalan
Didengar 0 kali
Pelafalan Asli
Posisi audio akan disimpan otomatis di browser Anda.